November 12, 2013
Indahnya kantung semar INDONESIA...
cekidot :)



 Nepenthes (Kantung Semar)
























Kantong Semar Indonesia

Nepenthes atau dinegara kita lazim disebut “Kantong Semar” adalah tumbuhan yang tergolong dalam Divisio Spermatophyta, Sub Divisio Angiospermae, Class Dicotyledonae, Ordo Sarraceniales, Family Nepenthaceae, Genus Nepenthes dan Jenis Nepenthes Spp.
Kantong Semar merupakan tumbuhan hijau yang hanya tumbuh di daerah Tropis. Kebanyakan dari daun-daunnya memiliki tempat khusus pada ujung Midrib yang memanjang yang disebut Kantong. Kantong ini sebenarnya merupakan modifikasi daun dengan bentuk kendi atau Corong dengan pemukaan bagian dalam licin dan di dalam tubuh yang terselubung terdapat mulut. Kantong pada tumbuhan Nepenthes mernpunyai peranan sebagai perangkap bagi serangga dan hewan kecil lainnya, mencerna mangsanya dengan cara mengabsorbsi melalui kelenjar.

Kantong Semar merupakan tumbuhan Dioeclous dan mirip dengan tumbuhan merambat yang biasa terdapat dalam hutan. Meskipu Kantong Semarmempunyai batang, daun dan bunga tetapi dibedakan oleh kantong yang dihubungkan olehTendril dengan daunnya.Kantong Semar juga mempunyai bagian-bagian seperti batang, daun, Tendril (sulur), dan kantong. Kantong Semarmempunyai kelenjar nektar pada permukaan bawah tutupnya dan pada bagian dasar tempat melingkar giginya terdapat mulut. Nektar dikeluarkan dari kelenjar-kelenjar untuk menarik perhatian serangga yang mencari makan. Serangga yang tidak tahan terhadap rangsangan Nektar, jatuh kedalam cairan yang terisi di dalam kantong dan dengan cepat tenggelam yang disebabkan oleh refleksi cepat dari pemukaan aktif yang menghasilkan jenis Alkohol. Mangsanya kemudian perlahan-lahan dilemahkan olen Enzim pelemah, yang dihasilkan dari kelenjar pelemah dan disalurkan pada pemukaan bagian dalam dari dinding kantong.
Kantong Semar tersebar di daerah tropis dan kebanyakan terdapat Asia Tenggara, khususnya pada pulau-pulau besar seperti Kalimantan dan Sumatra, disebabkan karena pulau-pulau yang besar mempunyai pegunungan tinggi dengan variasi lklim.
Kebanyakan dari Kantong Semar bukan merupakan tumbuhan hutan yang menyukai tempat teduh sebagaimana mestinya, tetapi kenyataan menunjukkan bahwa Nepenihes lebih menyukai tempat-tempat terbuka, seperti punggung bukit, lantai hutan, permukaan batu, rawa,dan tajuk pohon tinggi.
Meskipun sudah langka dan masuk dalam perlindungan UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, tapi masih cukup banyak. Di dunia ini, Nepenthes punya 82 jenis. Kerabat-kerabat Nepenthes tersebar di Australia bagian utara, Asia Tenggara hingga Cina bagian selatan. Tapi sebagian besar dari di Indonesia, termasuk di pulau, Sumatera. Nepenthe tersebar mulai dari dataran rendah, dataran sedang hingga di rimba dataran tinggi.
Di Indonesia, terdapat 64 jenis Kantong Semar dan merupakan yang terbanyak di dunia. Di pulau Sumatera sendiri, terdapat 29 jenis, termasuk di antaranya sangat langka sepertiNepenthes inermis. Dengan koleksi sebanyak itu, pulau Sumatra menduduki posisi penyebaran kantong semar terbesar kedua di dunia setelah Kalimantan dengan 32 jenis. Selanjutnya adalah Sulawesi (10 jenis), Papua (9 jenis), Maluku (4 jenis) dan Jawa sendiri hanya 2 jenis.
Berikut ini adalah sajian data kantong semar (Nepenthes) pada masing-masing Pulau di Indonesia:
Pulau Sumatra
  1. N. adnata. Endemik Sumatera Barat.
  2. N. angasanensis
  3. N. aristolochioides
  4. N. beccariana. Endemik Nias, Sumatera.
  5. N. bongso
  6. N. densiflora
  7. N. diatas
  8. N. dubia
  9. N. eustachya
  10. N. flava
  11. N. inermis
  12. N. izumiae
  13. N. jacquelineae
  14. N. jamban
  15. N. junghuhnii
  16. N. lavicola
  17. N. lingulata
  18. N. longifolia
  19. N. mikei
  20. N. naga
  21. N. ovata
  22. N. rhombicaulis
  23. N. rigidifolia
  24. N. singalana
  25. N. spectabilis
  26. N. sumatrana
  27. N. talangensis
  28. N. tenuis
  29. N. tobaica
Pulau Sulawesi
1. Nepenthes eymae (endemik Sulawesi Tengah).   2. Nepenthes glabrata (endemik Sulawesi Tengah).     3. Nepenthes hamata (endemik Sulawesi)     4. Nepenthes pitopangii (endemik Taman Nasional Lore Lindu)   5.Nepenthes tomoriana (endemik Sulawesi)
Pulau Kalimantan
1 N. bicalcarata (Fanged Pitcher-Plant); Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
2 N. boschiana (Bosch’s Pitcher-Plant); Indonesia.
3 N. campanulata (Bell-Shaped Pitcher-Plant); Endemik Kalimantan Timur.
4 N. clipeata (Shield-Leaved Pitcher-Plant); Endemik Gunung Kelam, Kalimantan Barat.
5 N. ephippiata; endemik Gunung Raya dan Gunung Lesong, Kalimantan Tengah.
6 N. fusca; Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
7 N. hirsuta; Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
8 N. hispida; Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
9 N. mapuluensis; Endemik Kalimantan Timur.
10 N. mollis; Endemik Kalimantan Timur.
11 N. pilosa; Indonesia dan Malaysia.
12 N. stenophylla; Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
13 N. veitchii; Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
14 N. vogelii; Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
Papua
1. Nepenthes insignis Endemik Papua, status IUCN Redlist Vulnerable.
2. Nepenthes klossii  Endemik Papua, status IUCN Redlist Vulnerable.
3. Nepenthes papuana  Endemik Papua, IUCN Redlist Data Deficient.
4. Nepenthes neoguineensis. endemik Papua (Indonesia dan Papua New Guinea).
5. Nepenthes paniculata. Status endangered, asli Papua (Indonesia).
6. Nepenthes treubiana. terdapat di Sorong dan pulau Misool, Papua (Indonesia).

sumber: rumah2hijau

0 komentar:

Posting Komentar